Puisi

Rabu, 15 April 2009

Di setiap langkahku hanya keresahan yang mengiringi, Di setiap malamku hanya kegelisahan yang selalu menghantui, Andai aku bisa kan ku raih rembulanku, Andai aku mampu kan kuraih bintangku, mungkin waktu tak berputar lagi, dan mungkin dunia telah marah padaku, disini aku bagai tersesat di tengah hutan, tak tau arah... tak tau jalan, merana itulah aku, kehilangan cinta dan cita, membuat aku tak bisa hidup lebih lama. Apa kamu menganggap aku sudah mati rasa, Apa kamu kira aku nggak punya rasa sakit, Kejam................... sungguh kejam, Kau buat aku seperti ini, Kau sakiti perasaanku, Sulit.........................sungguh sulit, Kau tak bisa mengerti aku, Kau tak pernah tau isi hatiku, Kasih..........., Jangan kau begitu kesemua lelaki, Karena lelaki juga ingin di CINTA,DIMENGERTI,dan DISAYANG, Andai hatiku terbuat dari batu, Mungkin aku tak kan seperti ini, ku takkan hiraukan smua, Ku takkan menahan rasa sakiiiiit, asalkan aku bahagia, aku senang............. Sang mentari berputar tanpa lelah, begitupun dengan yang tak pernah lelah tuk menCINTAI-MU, Sebening embun pagi......<}}>itulah Cintaku, Yang tulus dan SUCI, dan mungkin dunia akan menjadi miliku, jika kau selalu bersamaku, DaN MungKin Hari-haRI ku AkaN selaLU CeraH DaN ceria, jika kau selalu mendampingi aku, K A S i h. . . . . . . Jangan TINGGALKAN AKU dan JANGAN LUUUUPAKAN AKU, Karena ku ingin kau slalu jadi miliku S-----------------L=--------A=------M=..a....n y....a,,,,,,,

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2010-2011 InfoKanca All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.